DEMENTIA (PIKUN)

Taukah anda, apa itu Dementia?

Dementia atau yang biasa disebut pikun menurut WHO adalah sindrom neurodegeneratif (timbul akibat proses penuaan pada sistem saraf) yang timbul karena adanya kelainan yang bersifat kronis (menahun/lama) dan progesifitas disertai dengan gangguan fungsi luhur multiple seperti kalkulasi, kapasitas belajar, bahasa, dan mengambil keputusan. Gangguan fungsi kognitif biasanya disertai dengan perburukan kontrol emosi, perilaku, dan motivasi. Penurunan memori yang paling jelas terjadi pada saat belajar informasi baru. Pada kasus yang lebih parah, memori tentang informasi yang pernah dipelajari juga mengalami penurunan.

 

Apa penyebab terjadinya dementia?

  • Penyakit Alzheimer adalah penyebab paling umum dari demensia. Selama berjalannya waktu penyakit protein plak dan serat yang berbelit berkembang dalam struktur otak yang menyebabkan kematian sel-sel otak. Orang dengan Alzheimer juga memiliki kekurangan beberapa bahan kimia penting dalam otak mereka. Bahan kimia ini terlibat dengan pengiriman pesan dalam otak Sejauh ini, tidak ada satu faktor utama yang telah diidentifikasi sebagai penyebab penyakit Alzheimer. Sangat mungkin bahwa kombinasi beberapa faktor mempengaruhi seperti usia, pembawaan genetik, faktor lingkungan, gaya hidup dan kesehatan umum.
  • Usia merupakan faktor risiko terbesar untuk demensia. Demensia mempengaruhi satu dari 14 orang di atas usia 65 tahun dan satu dari enam di atas usia 80 tahun.
  • Pembawaan genetik. Sebagian besar kasus, pengaruh gen penyakit Alzheimer yang diwariskan oleh orang tua tampaknya kecil. Jika orang tua atau anggota keluarga lain cenderung terkena Alzheimer, kemungkinan Anda sendiri terserang Alzheimer yang hanya sedikit lebih tinggi daripada orang yang tidak memiliki kasus Alzheimer pada keluarga dekatnya.
  • Faktor lingkungan. Faktor lingkungan yang dapat berkontribusi pada timbulnya penyakit Alzheimer masih harus diidentifikasi. Beberapa tahun yang lalu, ada kekhawatiran bahwa paparan aluminium dapat menyebabkan penyakit Alzheimer. Namun, ketakutan ini sebagian besar telah diabaikan.
  • Faktor lain. Dikarenakan oleh perbedaan kromosom, orang dengan down sindrome memiliki peningkatan risiko berkembangnya penyakit Alzheimer.

Orang yang memiliki cedera kepala berat atau leher (whiplash injuries) juga memiliki peningkatan risiko mengalami perkembangan demensia. Petinju yang menerima pukulan terus menerus di kepala juga memiliki risiko tersebut. Penelitian juga menunjukan bahwa orang yang merokok, memiliki tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi atau diabetes memiliki peningkatan risiko perkembangan penyakit Alzheimer.

 

Bagaimana kita mengetahui adanya penyakit dementia?

Seseorang dapat dikatakan mengalami dementia apabila:

  1. Adanya penurunan kemampuan daya ingat dan daya pikir, yang sampai mengganggu kegiatan harian seseorang ( personal activities of daily living ) seperti : mandi, berpakaian, makan, kebersihan diri, buang air besar dan kecil
  2. Tidak ada gangguan kesadaran ( clear consiousness ).
  3. Gejala dan disabilitas sudah nyata untuk paling sedikit 6 bulan.

 

Bagaimana cara untuk menurunkan risiko mengalami dementia?

Hal yang dapat kita lakukan untuk menurunkan resiko terjadinya demensia diantaranya adalah menjaga ketajaman daya ingat dan senantiasa mengoptimalkan fungsi otak seperti

  1. Mencegah masuknya zat-zat yang dapat merusak sel-sel otak seperti alkohol dan zat adiktif yang berlebihan.
  2. Membaca buku yang merangsang otak untuk berpikir hendaknya dilakukan setiap hari.
  3. Melakukan kegiatan yang dapat membuat mental kita sehat dan aktif. Seperti kegiatan rohani & memperdalam ilmu agama. Tetap berinteraksi dengan lingkungan, berkumpul dengan teman yang memiliki persamaan minat atau hobi.
  4. Mengurangi stres dalam pekerjaan dan berusaha untuk tetap relaks dalam kehidupan sehari-hari dapat membuat otak kita tetap sehat.

 

Itulah penjelasan tentang dementia (pikun). So, cegah sebelum terlambat!

Sekiranya itu informasi yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat.

Tetap semangat untuk memperjuangkan kesehatan!

Salam sehat!

(Tulus/DD29)

 

Sumber:

http://www.alzheimerindonesia.org/

http://eprints.undip.ac.id/44525/3/Danu_Kamajaya_22010110110028_BAB_II.pdf

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/17277/4/Chapter%20II.pdf

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *