[Press Release] Latihan Rutin : Tanaman Obat Keluarga: Make Your Own Medicine

Larut datang lagi! Kali ini diadakan pada hari Kamis, 19 Maret 2016 dengan tema baru yaitu ‘Tanaman Obat Keluarga’ .Tema ini diangkat untuk menambah wawasan anggota ukesma mengenai khazanah Obat-obat yang berasal dari alam-sebagaimana kita tahu Indonesia sangat kaya dengan hasil alam- dan bagaimana cara mengolah bahan alam menjadi obat terutama untuk keperluan pertolongan pertama.

Pemateri untuk materi TOGA adalah teman-teman dari PIOGAMA(Pusat Informasi Obat Gadjah Mada) Fakultas Farmasi UGM. Piogama,  seperti halnya Ukesma, sudah memiliki banyak pengalaman mengenai penyuluhan dan pemberian materi seputar obat-obatan baik itu Sintetik maupun tradisional. Pemateri utama dalam larut kali ini adalah mbak Annisafia Rizky, S.Farm, yang merupakan lulusan Farmasi minat Bahan Alam.

Acara ini diselenggarakan di Ruang Sidang 3 Gelanggang Mahasiswa UGM dari pukul 16.30 hingga pukul 18.00. Acara di mulai dari pembukaan, dilanjutkan materi oleh Piogama, materi meliputi pengenalan jenis tanaman bahan alam seperti kunyit, kencur, jahe merah, jeruk nipis. Mahkota dewa. Juga diajarkan fungsi dan manfaat masing-masing bahan alam dan bagaimana cara mengolah bahan tesebut menjadi obat-obatan. Dari sini kita tahu bahwa kunyit bisa digunakan sebagai pengobatan sakit maagh maupun bisa meredakan nyeri/radang, Kencur sebagai pengobatan memar, daun suruh merah bisa membantu menhentikan pendarahan gusi, dan lain sebagainya.

Setelah selesai dengan sesi pemaparan materi, peserta antusias bertanya mengenai materi yang disampaikan. . Pukul 18.00 acara ditutup dengan penyerahan sertifikat dan foto bersama dengan pemateri. Jumlah anggota ukesma yang hadir dalam larut kali ini berjumlah 14 orang.

Larut kali ini semoga menjadi ilmu baru yang pasti bermanfaat ketika berada di rumah maupun sebagai survival di alam bebas khususnya pada pertolongan pertama. Dengan mengetahui obat bahan alam, diharapkan kita juga turut melestarikan keberadaan obat-obat tradisional yang merupakan ciri khas dari Indonesia.

Terus tingkatkan ilmu pertolongan pertamamu! Be a long life learner.