Donor Darah: Tolong Mereka, Tolong Diri Anda

Oleh: Dimas Ponco Wirianto (Ukesma DD XXXI)

Berbagi adalah salah satu cara sederhana dalam menghargai kehidupan dan nikmat-nikmat dari Tuhan. Berbagi tidak selalu dengan harta benda, bagaimana jika yang kita berikan adalah apa yang menghidupi kita? Yang mengalir menghidupi setiap organ kita? Ya, yang dimaksud adalah darah.

Mungkin pembaca sekalian ada yang merasakhawatir tubuhnya akan lemas atau hal lain yang dapat merugikan tubuh? Tenang saja, plasma darah akan terus beregenerasi setiap 24 jam dengan sel darah merah yang memerlukan waktu 4-6 minggu untuk meregenerasi kandungan-kandungan di dalamnya. Sehingga, berbagi darah atau yang acap dinamakan donor darah tidak akan merugikan tubuh kita seakan-akan menguras suplai darah kita. Justru sebaliknya, mendonorkan darah akan sangat menguntungkan bagi kesehatan tubuh kita, berikut dua keuntungan donor darah yang dianggap krusial menurut para ahli dan peneliti:

Menyeimbangkan Zat Besi

Manusia dewasa mayoritas memiliki 5 gram zat besi pada tubuhnya dan akan terus bertambah. Menurut kajian Harvard Medical School Family Health Guide, zat besi dapat meningkatkan kekentalan darah dan jika terlalu banyak maka akan sulit bagi jantung dalam melakukan kerjanya sehingga sering kali terjadi penyumbatan saluran darah yang pada akhirnya menyebabkan stroke. Dengan melakukan donor darah secara rutin, zat besi dapat terkikis hingga ¼  dari setiap gramnya.

Mengurangnya zat besi dalam tubuh pun dapat mencegah sel kanker. Menurut The Miller-Keystone Blood Center, donor darah yang teratur, konsisten, dalam jangka panjang mengurangi resiko kanker pada hati, paru-paru, usus, dan tenggorokan karena lepasnya zat besi dari aliran darah ketika donor dilakukan. Pada intinya, menyeimbangkan zat besi yang dilakukan dengan cara donor darah rutin dan konsisten akan berpengaruh dalam pemeliharaan kesehatan organ kardiovaskuler pendonor.

Membakar Kalori

Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of California, setiap kali donor darah dilakukan terbakar sekitar 650 kkal dalam tubuh pendonor. Walaupun tidak terlalu signifikan, namun ketika donor darah rutin dilakukan jumlah pembakaran kalori akan menjadi signifikan dan berpotensi dalam mengurangi berat badan. Namun, sangat tidak dianjurkan untuk mendonor darah dengan frekuensi yang sering (tidak sesuai kaidah) demi menurunkan berat badan. Donor darah juga tidak bisa dijadikan satu-satunya alat dalam rencana menurunkan berat badan.

 

Donor Darah untuk Mereka, bermanfaat untuk kedua belah pihak

Ketika sudah mengetahui contoh-contoh keuntungan yang dianggap krusial seperti diatas, apa salahnya melakukan donor darah? Tentu saja ada salahnya apabila anda tidak memenuhi syarat donor yang akan selalu dipajang dan ditanyakan oleh petugas donor darah. Apabila anda tidak memenuhi syarat dan terlanjur dilarang oleh petugas, hal ini demi kebaikan anda sendiri karena donor darah yang dilakukan dengan mengabaikan syarat akan menimbulkan hal buruk tersendiri baik bagi kesehatan pendonor dan darah yang disumbangkan tidak akan berarti apa-apa bagi penerima.

Bagi anda yang sudah memenuhi syarat, segerakan diri anda untuk mendonor darah. Selain menolong diri sendiri, anda menolong orang lain. Seseorang diluar sana akan terselamatkan nyawanya karena anda. Tak lain, anda akan terselamatkan pula dari berbagai penyakit yang dapat timbul bila tidak pernah donor darah- semua ini karena keputusan anda untuk mendonor darah.

 

Referensi

http://www.medicaldaily.com/why-donating-blood-good-your-health-246379

http://www.redcrossblood.org/donating-blood/donation-faqs