KENAPA HARUS ASI ?

Untuk para calon orang tua (baik yang sudah menikah atau belum) harus tau apa manfaat ASI dan kenapa harus ASI. Seperti kita, sebagai mahasiswa/i sebaiknya kita mengetahuinya, karena ini merupakan pengetahuan yang dapat bermanfaat di kemudian hari.

 

ASI merupakan larutan penuh gizi  hasil sekresi dari kelenjar mamae ibu yang berguna sebagai makanan bagi bayi. Pemberian ASI memiliki banyak manfaat bagi bayi dan ibu. Berikut telah kami rangkum alasan : Kenapa harus ASI?

 

  1. Mencegah resiko infeksi

Inisiasi menyusui dini, dalam waktu 1 jam setelah kelahiran, dapat melindungi bayi yang baru lahir dari tertular infeksi dan mengurangi angka kematian bayi baru lahir. ASI dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi seperti gastroenteritis yang merupakan infeksi pada usus. Penyebabnya adalah beberapa jenis virus dan bakteri. Risiko kematian akibat diare dan infeksi lainnya dapat meningkat pada bayi yang tidak diberi ASI.

 

  1. Sumber Energi dan Nutrisi

Pada tahun 2001, World Health Organization  menyatakan bahwa ASI eksklusif selama enam bulan pertama hidup bayi adalah yang terbaik. ASI telah menyediakan berbagai nutrisi yang dibutuhkan bayi usia 0-6 bulan. Pada bayi usia 0-6 bulan sangat dianjurkan untuk diberi ASI eksklusif tanpa tambahan lainnya termasuk air putih. Tidak hanya itu, ASI juga merupakan sumber penting energi dan nutrisi pada anak usia 6-23 bulan. ASI dapat menyuplai setengah atau lebih kebutuhan energi anak antara usia 6 dan 12 bulan, dan sepertiga kebutuhan energi antara 12-24 bulan. ASI juga merupakan sumber energi dan nutrisi penting selama penyakit, dan mengurangi angka kematian di antara anak-anak yang kekurangan gizi.  Menurut WHO, 45% penyebab meninggalnya bayi adalah gizi yang buruk.

 

  1. Meningkatkan daya ingat dan IQ bayi

Pemberian ASI eksklusif bayi akan lebih bisa meningkatkan daya ingat dan IQ karena kunci semua itu adalah nutrisi. ASI sumber nutrisi yang terbaik.

 

  1. Pemberian ASI berkontribusi pada kesehatan Ibu

Menyusui juga berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan ibu. Menyusui mengurangi risiko kanker ovarium dan payudara. menambah panjang kembalinya kesuburan pasca melahirkan, sehingga memberi jarak antar anak yang lebih panjang alias menunda kehamilan berikutnya. dan Karena kembalinya menstruasi tertunda, ibu menyusui tidak membutuhkan zat besi sebanyak ketika mengalami menstruasi, ibu akan lebih cepat langsing.

 

  1. Membina hubungan psikologis antara Ibu dan Bayi

Dengan menyusui, akan ada interaksi antara ibu dan bayinya. Interaksi tersebut akan membangun ikatan batin antara ibu dan bayinya.

 

  1. Lebih ekonomis

Nah poin yang cukup penting, nih. Dengan memberi ASI eksklusif pada bayi, maka kita dapat menghemat anggaran. Jika bayi diberikan susu formula, tentunya akan merogoh kocek lebih dalam, belum lagi kandungan pada susu formula tidak sebaik ASI. ASI saat ini juga dapat disimpan dalam lemari es dan dihangatkan ketika akan dikonsumsi bayi kita. Jadi, akan lebih mudah bagi kita jika bayi harus ditinggal kerja.

 

Tuhan telah menciptakan manusia dengan berbagai keistimewaannya. Salah satunya yaitu payudara pada wanita. Dengan kuasa-Nya, wanita dianugerahi payudara yang menghasilkan air susu lengkap dengan segala nutrisi dan kekebalan untuk sang bayi.  Peran suami juga sangat dibutuhkan agar ASI eksklusif selama 6 bulan sukses. Suami diharapkan dapat memberi dukungan, perhatian, dan kasih sayang pada istri dan bayinya. Sekarang sudah tahu kan, kenapa harus ASI?

 

Referensi :

http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs342/en/

http://www.who.int/mediacentre/news/releases/2017/lack-investment-breastfeeding/en/