Pentingnya Menjaga Pertumbuhan Gigi Anak

Masa kanak-kanak adalah masa dengan pertumbuhan dan perkembangan paling cepat. Termasuk pertumbuhan gigi dan mulutnya. Gigi anak-anak yang biasanya disebut gigi susu akan tanggal secara bergantian dan dilanjutkan dengan pertumbuhan gigi permanennya. Biasanya gigi susu akan mulai tanggal sejak umur 6 tahun hingga 15 tahun. Sehingga pada sekitar usia 15 tahun ke atas biasanya sudah tidak terdapat gigi susu pada anak-anak karena sudah digantikan gigi permanennya. Gigi permanen yang terakhir kali tumbuh adalah gigi geraham ketiga pada usia sekitar 16-20 tahun.
Gigi susu pada anak-anak strukturnya tidak sekuat gigi permanen. Oleh karena itu, biasanya gigi susu banyak mengalami gigi berlubang atau karies. Karies pada anak-anak bisa terdapat pada lebih dari satu gigi atau orang Jawa menyebutnya dengan gigis. Keadaan itu dipengaruhi kebiasaan yang sering dilakukan anak-anak antara lain minum menggunakan dot dan mengulum makanan. Anak-anak juga cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan yang manis-manis sehingga dapat memperparah kondisi gigi berlubangnya.
Selain itu, anak-anak juga mempunyai kebiasaan lain seperti sering menghisap jari. Akibatnya, gigi-geligi bagian depannya pada rahang atasnya menjadi lebih maju daripada rahang bawahnya. Anak-anak yang minum menggunakan dot lebih lama dari usia umumnya juga mempunyai kecenderungan gigi depannya menjadi lebih maju. Keadaan itu dipengaruhi adanya dot yang mengganggu pertumbuhan gigi. Arah tumbuhnya gigi menjadi mengikuti keadaan saat sedang menggunakan dot.
Di samping kebiasaan buruk pada anak-anak, penting juga memperhatikan kapan waktu gigi tanggal dan berganti menjadi gigi permanen agar gigi permanen yang tumbuh nantinya bisa rapi dan tidak berjejal. Gigi yang berjejal dapat mengganggu fungsi gigi sebagai fonetik (berbicara) dan mastikasi (mengunyah). Karena gigi yang berjejal dapat mengubah pengucapan kata seseorang. Di samping itu, makanan mudah menyangkut pada gigi yang berjejal sehingga gigi mudah berlubang dan cepat terbentuk karang gigi.
Banyaknya masalah yang dapat timbul pada masa kanak-kanak tersebut menjadikan pertumbuhan gigi anak-anak penting untuk diperhatikan kesehatannya. Cara yang dapat dilakukan antara lain rutin menggosok gigi, mengurangi kebiasaan-kebiasaan buruk yang mengganggu pertumbuhan gigi dan rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi agar pertumbuhan gigi anak bisa terpantau. Pertumbuhan gigi yang baik dapat meminimalisir kerusakan gigi saat dewasa nanti.

Sumber:
Moursi, A. M., 2012, Clinical Cases in Pediatric Dentistry, Wiley-Blackwell, West Sussex.
Cobourne, M., dan Dibiase, A., 2016, Handbook of Orthodontics, Elsevier, Oxford.