RANGKAIAN HUT UKESMA 33 [BAKTI SOSIAL]

Unit Kesehatan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial yang merupakan salah satu rangkaian acara HUT 33 UKESMA UGM. Kegiatan Bakti sosial ini berlangsung pada tanggal 5 – 6 Mei 2018 di Dusun Mangir Tengah, Desa Sendagsari, Pajangan-Bantul. Rangkaian acara yang dilaksanakan ada beberapa yaitu pada hari pertama Sabtu (05/05/18) pukul 16.00 WIB diadakan Kepematerian PPGD (Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat) untuk karang taruna Mangir Tengah. Diadakan kepematerian PPGD ini karena melihat dusun Mangir Tengah sebagai daerah pra wisata dan sebagai bentuk ucapan terimakasih dari panitia kepada karang taruna Mangir Tengah yang turut membantu persiapan acara bakti sosial ini.   Pada hari kedua Minggu (06/05/18) pukul 07.00 WIB berlangsung beberapa rangkaian acara meliputi senam pagi untuk seluruh warga dusun Mangir Tengah, dilanjutkan penyuluhan kesehatan dengan tema “Hipertensi dan Manajemen Gizi”, pelayanan kesehatan berupa cek kesehatan meliputi cek gula darah, asam urat, kolesterol serta konsultasi dokter, pembagian bingkisan, serta lomba mewarnai untuk anak TK dan SD.

Bakti Sosial kali ini merupakan salah satu program kerja dari divisi Pengabdian Masyarakat Unit Kesehatan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada periode 2018. Bakti Sosial ini bekerjasama dengan Gadjah Mada Medical Center (GMC).

“ Kegiatan Bakti Sosial ini disambut hangat oleh warga dusun Mangir Tengah, mulai dari kalangan anak-anak, pemuda, hingga orang tua. Terlihat dari antusiasme mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu terselenggaranya acara ini. Semoga dengan adanya bakti sosial ini dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat dan lebih mengenalkan UKESMA kepada masyarakat luas.“ ungkap Miranda (Penanggungjawab acara Bakti Sosial)

Menurut Yopi selaku ketua Divisi Pengabdian Masyarakat, “Diharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini Dusun Mangir Tengah mampu menjadi desa mandiri dalam penanggulangan penyakit diabetes dan hipertensi. Kemudian pemuda juga diharapkan menjadi agen penggerak untuk menyadarkan pentingnya menjaga kesehatan sejak muda dan dapat membantu jika terjadi kasus kecelakaan didalam rumah tangga”.